Senin, 06 Oktober 2014

ISTILAH DALAM MIKROKONTROLER

 Istilah-istilah dalam Mikrokontroler:
·  Tehnik fabrikasi, adalah tehnik yang biasa dilakukan untuk memproduksi hamper semua mikrokontroler terbaru. misalkanMikrokontroler CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor)  memerlukan daya yang lebih rendah dibanding mikrokontroler yang dibuat dengan tehnik sebelumnya, sehingga memungkinkan untuk dioperasikan menggunakan batere. Chip CMOS juga memungkinkan dioperasikan pada fully atau mendekati fully static, yang berarti bahwa clock dapat diperlambat bahkan diberhentikan sehingga chip berada dalam kondisi (mode) sleep. CMOS juga lebih tahan terhadap noise dibandingkan cara fabrikasi sebelumnya.
·       CISC (Complete Instruction Set Computer), instruksi yang bekerja seperti sebuah makro, sehingga memungkinkan programmer untuk menggunakan sebuah instruksi menggantikan beberapa instruksi sedarhana lainnya. Biasanya memiliki lebih dari 80 instruksi.
·        RISC ( Reduced Instruction Set Computer), instruksi yang bekerja lebih sedikit, memungkinkan lahan pada chip (silicon realestate) digunakan untuk meningkatkan kemampuan chip. Keuntungan dari RIS adalah kesederhanaan disain, chip yang lebih kecil, jumlah pin sedikit dan sangat sedikit mengkonsumsi daya.
·     UART (Universal Asynchronous Receiver Transmitter), adalah adapter serial port adapter untuk komunikasi serial asinkron.
·      USART (Universal Synchronous/Asynchronous Receiver Transmitter),merupakan adapter serial port untuk komunikasi serial sinkron dan asinkron. Komunikasi serial sinkron tidak memerlukan start/stop bit dan dapat beroperasi pada click yang lebih tinggi dibanding asinkron.
·        SPI (serial peripheral interface) merupakan port komunikasi serial sinkron.
·        SCI (serial communications interface) merupakan enhanced UART (asynchronous serial port).
·        I2C bus (Inter-Integrated Circuit bus), berfungsi sebagai antarmuka jaringan multi-master, multi-slave dengan deteksi tabrakan data.
·   Comparator, Mikrokontroler tertentu memiliki ssebuah atau lebih komparator. Komparator ini bekerja seperti IC komparator biasa tetapi sinyal input/outputnya terpasang pada bus mikrokontroler.
·  Interupt, merupakan metode yang efisien bagi mikrokontroler untuk memproses periperalnya, mikrokontroler hanya bekerja memproses periperal tsb hanya pada saat terdapat data diperiperal tsb. Pada saat terjadi interupt, mikrokontroler menunda operasi yang sedang dilakukan kemudian mengidentifikasi interupsi yang datang dan menjalankan rutin pelayanan interupsi.
·      Maskable Interrupts, dengan maskable interupt kita dapat bebas memilih untuk menggunakan satu atau lebih interupsi. Keuntungan maskable interupt inin adalah kita dapat mematikan interupsi pada saat mikrokontroler sedang melakukan proses yang kritis sehingga interupsi yang datang akan diabaikan.
·       Vectored Interrupts, Pada saat terjadi interupsi, interupt handler secara otomatis akan memindahkan program pada alamat tertentu yang telah ditentukan sesuai dengan jenis interupsi yang terjadi.
·  Compiler ,penerjemah untuk bahasa pemrograman tingkat tinggi. Bekerja dengan cara menterjemahkan (mis pada PC) langsung ke bahasa mesin yang dimengerti oleh mikrokontroler.
·    Simulator, mensimulasikan atau menirukan kerja mikrokontroler pada PC. Langkah-langkah yang dikerjakan serta apa yang terjadi ketika program dijalankan dapat diamati dilayar PC.
·   Debuger residen, menjalankan program di mikrokontroler itu sendiri, dan pada saat bersamaan menampilkan hasilnya pada komputer induknya (PC). Alat bantu ini memiliki beberapa keunggulan seperti pada simulator dengan kelebihan lain yaitu kita dapat melihat bagaimana program tersebut bekerja pada target yang sebenarnya. Namun disisi lain, alat bantu ini memakai sebagian sumber daya yang dimiliki oleh mikrokontroler seperti port komunikasi (untuk komunikasi dgn PC), interupsi untuk untuk menjalankan program perlangkah (single step) dan sejumlah memori untuk menyimpan program dari debugger (bagian residen yang ditempatkan di target).
·      Emulator, adalah peralatan yang bekerja dengan berpura-pura sebagai mikrokontroler dan pada saat bersamaan dia mengambil informasi untuk ditampilkan. Emulator memberikan kontrol penuh pada target. Emulator ini bisa berupa perangkat dengan display tersendiri atau merupakan pengantar muka PC.
·     Akumulator, digunakan sebagai register umum untuk mengakumulasikan hasil dari instruksi-instruksi pada mikrokontroler.
·     Register R,delapan set register yang dinamakan R0, R1, R2, R3, R4, R5, R6, dan R7. Register-register ini digunakan sebagai register pembantu penyimpanan data dalam banyak operasi.
·      Register B, sama dengan akumulator dalam hal dia menyimpan sebuah harga 8 bit (1 byte). Register B ini hanya digunakan dalam dua instruksi keluarga 8031, yaitu MUL AB dan DIV AB. Karenanya, jika diinginkan untuk mengalikan atau membagi akumulator A dengan suatu harga, maka simpanlah harga tersebut dalam register B dan kemudian jalankan instruksinya.
·   DPTR (Data Pointer),satu-satunya register yang dapat diakses 16 bit (2 byte) di dalam keluarga mikrokontroler. Sebagaimana namanya, DPTR digunakan untuk menunjuk pada lokasi suatu data.
·      PC (Program Counter), adalah alamat 2 byte yang memberitahu keluarga mikrokontroler 89C51 di mana instruksi selanjutnya akan dilaksanakan.
·    SP (Stack Pointer), mampu menyimpan 8 bit (1 byte) data. SP digunakan untuk menunjukkan di mana harga berikutnya yang akan diambil dari stack.
·   Immediate Addressing, Mode pengalamatan immediate addressing sangat umum dipakai karena harga yang akan disimpan dalam memori langsung mengikuti kode operasi dalam memori. Dengan kata lain, tidak diperlukan pengambilan harga dari alamat lain untuk disimpan.
·    Direct Addressing,Dalam mode pengalamatan direct addressing, harga yang akan dipakai diambil langsung dalam alamat memori lain.
·  Indirect Addressing, Mode pengalamatan indirect addressing sangat berguna karena dapat memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengalamati suatu harga.

·       Interupsi, adalah suatu kejadian yang akan menghentikan sementara jalan program saat itu. Dengan interupsi, suatu alur program dapat dihentikan sementara untuk menjalankan suatu subrutin, dan kemudian melanjutkan aliran program secara normal seperti tidak pernah ada interupsi. Subrutin ini yang disebut dengan interrupt handler, dan hanya dijalankan jika terjadi suatu kejadian khusus (event).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar